Tuesday, February 5, 2013

Jelajah Kota Palu


        Tuhan memang menyayangi ummatnya, termasuk ummatnya yang ganteng ini..*hmmmm..kali ini akika diberi kesempatan kabur dan mencicipi indahnya Sulawesi bagian tengah tepatnya di Palu dan Donggala-Tanjung Karang.sebelum saya lanjutkan cerita saya..saya pengen berterima kasih dulu buat sdri. Nuri yang telah menghibahkan tiketnya kepada saya walau pun sampe dibandara petugas pemeriksa tiket heran liat saya..mungkin diotak kecilnya itu berpikir "ko di tiket jenis kelaminnya perempuan, aslinya cowok"..saya pura-pura aja bodoh..yaaa..seperti biasa keluar jurus ongol-ongol..jawabnya aaaa..uuu..aauuu aja sambil muka dihiasi dengan kepolosan..dan alhasil akika lolos..

Maka dari sinilah lanjutan petualangan saya kurang lebih 3-4 hari di negeri Kaledo bersama si Maya ..saking nekatnya berangkat ke Palu kami berangkat pas lusanya mau lebaran haji...hahahaha..sudah bisa ditebak kami lebaran Haji di Negeri Kaledo...nyaaaaaaaaamiii... Sesampai dibandara dijemputlah kami ama adeknya teman yang baik hati, si Tiwe. Setelah mengisi kampung tengah maka lanjutlah perjalanan menuju kos-kosan Tiwe, karena motor cuman satu maka kami jalan kaki, iseng- iseng berhadiah sambil menikmati kota Palu karena pikiran kami jarak antara Bandara dan tempat kos-kosannya tidak jauh, dan tentunya penonton sudah bisa nebak, kami akhirnya melambaikan tangan ke kamera tanda kami menyerah, maka datanglah si adeknya Tiwe jemput kami satu persatu..*menyusahkan..hahahaha..

Setelah istirahat petualangan pertama langsung ke Tanjung Karang yang konon katanya tempat favorit nyelamnya si vokalis Slank Kaka dan spot diving andalan di Sulawesi Tengah. Berangkatlah kami berempat dengan mengendarai motor ke Tanjung Karang-Donggala, jarak tempuh kira-kira 1-2 jam, sepanjang jalan disuguhi panorama pantai. Tak terasa sampelah kami diresort yang Tiwe maksud..Prince John Dive Resort, tempatnya nyaman, divingnya bisa beach entry dan tentu guidenya asyik..om Amin namanya..tanpa berlama-lama..yuuuuuuk diviiiiiing...asyyyk

Setelah menyelami indahnya Tanjung Karang, besoknya kami menjelajah gunung dan menyusuri sungai mencoba mengembalikan jiwa rimbawanku yang hampir karatan karna digerus oleh asinnya laut guna bertemu Air Tejun Wera. Tak sia-sia perjuangan kami selama 1 jam lebih menyusuri sungai dan menaiki punggung gunung yang terjal didepanku terpajang dengan indahnya air terjun bersusun dua...subhanallah..


Setelah puas menikmati indahnya Air Terjun Wera sekarang menikmati indahnya malam kota Palu. Beruntung lagi karna untuk melihat kota Palu dari ketinggian gak perlu lari ke bukit tinggi cukup naik ke tower milik Stasiun TVRI-Palu dan tentunya berkat adeknya si Tiwe yang punya teman yang kerja disana..hheheheehheheh

Akhirnya petualanganku di Kota palu yang cantik ini berakhir dan tentunya ada acara traktiran ama teman letting yang kebetulan kerja disana..thanks La Emi..dan tak lupa buat keluarga Tiwe yang uda saya susahi selama disana...jangan bosan yaah kalau saya datang lagi..hahhahaha...




No comments:

Post a Comment